Menu
Kembali
Renungan

Worship Mentality & Lifestyle

03 Jun 2026

Worship Mentality & Lifestyle


Cinta yg dipanjatkan keatas adalah pujian penyembahan. Cinta yg diturunkan ke bawah adalah kasih karunia.(Donald Barnhouse)


The Apostle Paul said that:

1 Corinthians 14:15 (NET) What should I do? I will pray with my spirit, but I will also pray with my mind. I will sing praises with my spirit, but I will also sing praises with my mind.


1 Korintus 14:15 (TB) Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.


1 Korintus 14:15 (FAYH) Jadi, apa yang harus saya lakukan? Kedua-duanya saya lakukan. Saya akan berdoa dalam bahasa yang tidak dikenal dan juga dalam bahasa biasa yang dipahami orang banyak. Saya akan menyanyi dalam bahasa yang tidak dikenal dan juga dalam bahasa yang biasa, supaya saya dapat memahami pujian yang saya nyanyikan.


 Pertanyaan :

. Kapan Worship jadi Mentality?

. Kapan Worship jadi Lifestyle?


Jawab:

Jika kita memiliki Worship Mindset (Dimulai dari Jiwa: Pikiran, perasaan, kehendak/ akal budi)

- Untuk siapa didedikasikan?

- Beri yang paling terbaik.



"Jiwa penyembah dan pemuji akan menghasilkan hasrat yang berkobar utk selalu memberikan YANG TERBAIK kepada sang pemberi kasih karunia untuk selalu disembah dan dipuji".

(Dr. Royal Purba, M.Th)

Bagikan:
WhatsApp Facebook
Artikel Terkait
Saya Tidak Akan Takut
15 Jun 2026
Kebaikan Tuhan Tidak Pernah Berakhir
31 Mei 2026