"Bahwasanya Tuhan itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun." - Mazmur 100:5
๏ปฟDalam perjalanan hidup, ada kalanya kita lebih mudah mengingat masalah daripada menyadari kebaikan Tuhan. Ketika doa belum terjawab, ketika pekerjaan terasa berat, atau ketika keadaan tidak sesuai harapan, kita bisa bertanya, "Di mana Tuhan?"
Namun firman Tuhan mengingatkan bahwa kebaikan-Nya tidak diukur dari ada atau tidaknya masalah dalam hidup kita. Kebaikan Tuhan terlihat dari penyertaan-Nya yang tidak pernah berhenti. Nafas yang masih kita hirup, keluarga yang masih mendampingi, kesempatan untuk bekerja, belajar, melayani, dan bahkan kekuatan untuk bangkit setiap pagi adalah bukti nyata kebaikan-Nya.
Sering kali kita baru menyadari betapa baiknya Tuhan ketika melihat ke belakang. Kita melihat bagaimana Tuhan membuka jalan saat tidak ada jalan, memberikan pertolongan di saat yang tepat, dan menjaga kita dari hal-hal yang bahkan tidak kita sadari.
Kebaikan Tuhan juga tidak bergantung pada kesempurnaan kita. Dia tetap mengasihi, mengampuni, dan memberi kesempatan baru setiap hari. Kasih karunia-Nya selalu lebih besar daripada kegagalan kita.
Hari ini, sebelum meminta sesuatu kepada Tuhan, luangkan waktu untuk mengucap syukur. Ingatlah kembali berkat-berkat yang sudah Dia berikan. Hati yang bersyukur akan lebih mudah melihat jejak kebaikan Tuhan di setiap musim kehidupan. (YEM)